Bangunan pelengkap adalah bangunan-bangunan yang akan ditambahkan pada bangunan utama untuk keperluan pengukuran debit dan muka air sungai, pengoperasian pintu, peralatan komunikasi, jembatan di atas bendung, atau instalasi air tenaga mikro/mini.
Bangunan pengatur adalah bangunan yang mengatur muka air di saluran tempat bangunan sadap dan bagi
Bangunan peredam energi adalah struktur dari bangunan di hilir tubuh bendung yang terdiri dari berbagai tipe, bentu dan di kanan kirinya dibatasi oleh tembok pangkal bendung dilanjutkan dengan tembok sayap hilir dengan bentuk tertentu.
Bangunan pembilas (penguras) adalah bangunan pada tubuh bendung tepat di hilir pengambilan, guna mencegah masuknya bahan sedimen kasar ke dalam jaringan saluran irigasi (bisa juga berupa pembilas bawah/undersluice, shunt undersluice, atau pembilas bawah tipe boks)
Bangunan Utama adalah semua bangunan yang dibangun di sungai dan di sepanjang sungai atau aliran air termasuk bendungan, untuk membelokkan air ke dalam jaringan irigasi agar dapat digunakan untuk keperluan irigasi. Biasanya dilengkapi dengan kantong lumpur agar bisa mengurangi kandungan sediment berlebihan serta memungkinkan untuk mengukur debit air yang masuk.
Bendung adalah bangunan pelimpah melintang sungai, yang berfungsi untuk meninggikan muka air minimum pada bangunan pengambilan untuk keperluan irigasi.
Bendung gerak adalah bangunan berpintu yang dibuka selama aliran besar dengan masalah yang terjadi selama banjir tidak besar. Bendung gerak dapat digunakan untuk mengatur muka air di depan pengambilan agar air yang masuk tetap sesuai dengan kebutuhan irigasi.
Bendung tipe gergaji adalah bendung tetap dengan tata letak mercu pelimpah menyerupai gigi gergaji guna diperoleh lebar efektif pelimpah yang lebih panjang
Bendung saringan bawah (tyroll) adalah bendung dengan pengambilan pada dasar sungai, dilengkapi dengan beberapa tipe saringan, contoh : bendung tyroller
Bendungan Pengelak adalah bangunan panahan bautan, jenis urugan atau jenis lainnya untuk mengalihkan aliran selama pelaksanaan konstruksi bangunan.
Hidrometer adalah suatu alat pengujian berdasarkan proses sedimentasi tanah
Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) adalah istilah umum untuk wadah kelembagaan dari sejumlah GP3A dan lembaga lain yang memanfaatkan fasilitas irigasi termasuk irigasi pompa, yang sepakat bekerjasama dalam pengelolaan suatu daerah pelayanan irigasi.
Intake adalah bangunan berupa pintu yang digunakan untuk membelokkan air irigasi dari sungai agar sesuai dengan debit rencana dan pengelakan sedimen
Irigasi adalah usaha penyediaan, pengaturan, dan pembuangan air irigasi untuk menunjang pertanian yang jenisnya meliputi irigasi permukaan, irigasi rawa, irigasi air bawah tanah, irigasi pompa, dan irigasi tambak.
Jaringan irigasi adalah saluran, bangunan, dan bangunan pelengkapnya yang merupakan satu kesatuan yang diperlukan untuk penyediaan, pembagian, pemberian, penggunaan, dan pembuangan air irigasi.
Jaringan irigasi primer adalah bagian dari jaringan irigasi yang terdiri dari bangunan utama, saluran induk/primer, saluran pembuangannya, bangunan bagi, bangunan bagi sadap, bangunan sadap, dan bangunan pelengkapnya.
Jaringan irigasi sekunder adalah bagian dari jaringan irigasi yang terdiri dari saluran sekunder, saluran pembuangannya, bangunan bagi, bangunan bagi sadap, bangunan sadap, dan bangunan pelengkapnya.
Jaringan irigasi tersier adalah jaringan irigasi yang berfungsi sebagai prasarana pelayanan air irigasi dalam petak tersier yang terdiri dari saluran tersier, saluran kuarter, dan saluran pembuang, boks tersier, boks kuarter, serta bangunan pelengkapnya.
Jaringan irigasi teknis adalah jaringan yang sudah memisahkan antara system irigasi, pembuang dan jaringan tersier.
Jaringan pembuang adalah seluruh bangunan dan saluran pembuang.
Mercu adalah bagian atas dari pelimpah atau tanggul.
Ogee adalah salah satu tipe mercu bendung yang permukaannya mengikuti persamaan tertentu, hasil percobaan USCE.
Operasi jaringan irigasi adalah upaya pengaturan air irigasi dan pembuangannya, termasuk kegiatan membuka dan menutup pintu bangunan irigasi, menyusun rencana tata tanam, menyusun sistem golongan, menyusun rencana pembagian air, melaksanakan kalibrasi pintu dan bangunan ukur, mengumpulkan data, memantau dan mengevaluasi.
Patok tetap (BM) adalah patok yang dibuat dari beton bertulang dengan ukuran tertentu, dan digunakan sebagai tempat menyimpan koordinat planimetris serta ketinggian di lokasi pengukuran dan pemetaan untuk jangka waktu yang lama.
Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), yaitu suatu lembaga pengelola irigasi yang menjadi wadah petani pemakai air dalam suatu daerah pelayanan irigasi, yang dibentuk oleh petani pemakai air sendiri secara demokratis, termasuk lembaga local pengelola irigasi.
Rencana Tata Tanam Detail (RTTD) adalah rencana tata tanam yang menggambarkan rencana luas tanam pada suatu Daerah Irigasi dan terperinci per petak tersier.
Rencana Tata Tanam Global (RTTG) adalah rencana tata tanam yang menggambarkan rencana luas tanam pada suatu daerah irigasi, belum terperinci per petak tersier, sehingga yang terlihat hanya rencana luas tanam per DI.
Rip-rap adalah susunan bongkahan batu alam atau blok-blok beton buatan dengan ukuran dan volume tertentu yang digunakan antara lain sebagai tambahan peredam energi di hilir bendung dan berfungsi sebagai lapisan perisai untuk mengurangi kedalaman penggerusan setempat dan untuk melindungi tanah dasar di hilir peredam energi
Saluran irigasi adalah saluran pembawa air untuk menambah air ke saluran lain/daerah lain.
Saluran primer adalah saluran irigasi yang membawa air dari jaringan utama ke saluran sekunder dan petak-petak tersier yang dialiri.
Saluran sekunder adalah saluran irigasi yang membawa air dari saluran primer ke petak-petak tersier yang dilayani oleh saluran sekunder tersebut.
Saluran pembuang alamiah adalah saluran alami yang digunakan untuk mengalirkan air, salah satu contohnya adalah anak atau cabang sungai.
Siaran adalah penghubung atau perekat antara batu belah yang satu dengan yang lain yang juga merupakan tampilan dekoratif permukaan pasangan batu kali.
Sistem Golongan adalah suatu cara untuk menekan beban puncak kebutuhan air pada waktu pengolahan tanah, sehingga dapat mendekati debit maksimum ketersediaan air di bendung, dengan mengatur jadwal waktu mulai pengolahan tanah tiap golongan berbeda (misalnya 15 hari) dengan menyesuaikan ketersediaan debit sungai
Tinggi jagaan minimum adalah tinggi jagaan yang ditetapkan minimum berdasarkan besaran debit saluran
Turap adalah konstruksi yang dapat menahan tekanan tanah di sekelilingnya, mencegah terjadinya kelongsoran, dan biasanya terdiri dari dinding turap dan penyangganya.
- No trackbacks yet.
#1 by Irans at August 27th, 2009
Mudah2 ilmu yang di share ke orang lain bisa jd penambah ilmu untuk saudaera Mohab… Saya sangat ingin berkenalan dengan anda… dan sekaligus klo bisa mengajari saya dalam bidang Irigasi Bendung dan jaringannya ke depan
Saat minta ijin pada Saudara karena suntingan yang ada telah saya ambil dan akan saya pergunakan untuk mendukung proses kuliah yang saya jalani saat ini, mohon diberi ijin
Iran S, Ini No. Hp Saya : 081263869230
#2 by mohab at August 28th, 2009
Paling tidak demikian Bang Iran S, dengan blog ini saya harapkan pertama tentunya untuk mendorong semangat bekerja saya, harapan kedua siapa tahu ada manfaat buat teman2 yang lain.
Sungguh tersanjung jika anda sudi berkenalan dengan saya. Kalo masalah mengajari tentang irigasi, masih banyak pakar-pakar senior lainnya yang lebih pengalaman. Saya baru sekitar 8 tahunan di bidang irigasi. Saat ini sedang mengerjakan pekerjaan irigasi di Aceh Tenggara.
Untuk tulisan/file di blog ini silahkan dipakai jika bermanfaat, dan diabaikan saja bila dirasa tidak bermanfaat. Mungkin bisa membantu, bisa disampaikan infomasi apa saja yang Bang Iran S butuhkan. Trim’s atas kunjungan dan waktunya di blog ini
#3 by Asep Uup Saepuloh at October 1st, 2009
Terima kasih, pak artikel di blog bapak ini menbantu saya juga dalam tugas kuliah. mohon lebih dilengkapi lagi. Terima kasih
#4 by Gio at October 13th, 2009
Pak,apakah sama antara pintu intake dgn pintu pengambilan? bagaimana mendesign dan perhitungan untuk mendapatkan dimensi pintu intake?
#5 by simply at October 18th, 2009
syukron wat infonya
#6 by success at December 28th, 2009
klo urutan pembuatan irigasi teknis, dimulai dari pembuatan apa ya? biasanya butuh waktu berapa lama?
#7 by success at December 28th, 2009
makasih infonya
#8 by wibi at December 31st, 2009
aslm.trims utk abangda mohab,penjelasan artikel anda menyuguhkan manfaat yang berarti,khususnya utk saya,anak kuliahan sprti saya ini memang membutuhkan info lengkap mengenai irigasi,,terutama penjelasan mengenai irigasi utk persentase,dengan besar hati mau kah abangda memberi saya penjelasan mengenai perencanaan golongan,,??
#9 by bagus at January 19th, 2010
trima kasih mas..n_n
#10 by Priyono at January 19th, 2010
Trimakasih sobat semua jasa-jasamu semoga dicatat sebagai amal jariah yang pahalanya mengalir terus sehingga jadi ladang amalbuatmu. sy juga ijin utk men download milik anda.
#11 by deri ramdhani at February 18th, 2010
Hatur nuhun, Matur nuwun, Terima kasih , Thank you…
Informasinya sangat membantu…
Jazakalloh khoeron katsiron